Mari kita memberi makan dan salam kepada orang lain

Telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Khalid berkata, Telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Yazid dari Abu Al Khair dari Abdullah bin ‘Amru; Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam; “Islam manakah yang paling baik?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal“. (HR. Bukhari no 9).

Dari ajaran Nabi Muhammad SAW ini, Islam mengajarkan rasa sosial yang tinggi terhadap orang lain. Dimana Rasulullah SAW mengajarkan jika ada dua orang muslim maka muslim yang satu dapat derajat lebih baik jika muslim tersebut memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang lain baik itu yang kita kenal atau tidak kenal.

Menjadi muslim yang paling baik ini tentunya setelah orang tersebut dapat menjalankan perintah dan larangan Allah SWT. Jika kita hanya mengambil hadist ini saja namun kita tidak menjalankan shalat dan rukun-rukun islam lainnya maka hal tersebut tidak disebut muslim yang paling baik. Setelah kita jalankan rukun-rukun islam dan mentaati perintah Allah SWT yang ada di Al Quran maka kita seharusnya keluar dari hubungan hablum minallah menjadi hablum minannaas.

Beberapa action plan terkait hadist ini yang dapat kita kerjakan ialah sebagai berikut:

  1. Program Berbagi Makanan
    • Kita bisa mulai dengan membuat rencana seperti mengundang tetangga untuk makan bersama atau mentraktir rekan atau kawan-kawan sekantor atau sekampus dalam beberapa waktu tertentu. Selain itu, yang lebih baik ialah kita dapat memberi makan orang-orang yang memang membutuhkan seperti pengemis, anak jalanan dan orang yang memang masih kekurangan.
  2. Mengucapkan salam kepada orang lain
    • Saat kita berada di tempat umum maka Rasulullah menganjurkan untuk mengucapkan salam (Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh) kepada muslim yang lain. Baik itu kita kenal dengan orang tersebut ataupun memang kita tidak kenal. Seperti saat di pertemuan keluarga, resepsi pernikahan, kampus, pertemuan di kantor dll. Hal ini akan menunjukkan bahwa seorang muslim peduli dan tidak sombong terhadap orang lain.

Semoga kita dapat menerapkan hadist ini di dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: